1. Pengenalan mesin pemanen gulma
Kapal pemanen gulma adalah kapal khusus yang dirancang untuk menghilangkan tumbuhan air seperti eceng gondok, alga, dan alang-alang dari badan air. Fitur-fitur utamanya meliputi:
· Pemotongan/PengumpulanLengan hidrolik atau mekanisme pemotong (lebar 1,4-1,9 m) memanen vegetasi pada kedalaman hingga 1 m.
· KekuatanMesin diesel (26-70kW) memungkinkan pengoperasian dengan kecepatan 3-5km/jam selama 12-24 jam.
· AplikasiDigunakan di danau, sungai, dan kolam untuk menjaga kualitas air dan kapasitas navigasi. .
2. Spesifikasi Teknis & Prinsip Kerja
Mesin Pemanen Gulma Air YLAWH-40 | ||
Barang | Parameter | Catatan |
Panjang Keseluruhan | 9,5 meter |
|
Panjang Lambung | 7 meter |
|
Lebar Lambung | 2,8 m |
|
Kedalaman Lambung | 0,8 m |
|
Draf Kosong | 0,3-0,4 m |
|
Draf Termuat | 0,4-0,5 m |
|
Maks. Memanen Kedalaman | 1,8 meter |
|
Maks. Memanen Lebar | 2 meter |
|
Kapasitas Muat | 2-3 Ton |
|
Kecepatan Perjalanan | 4-5km/jam |
|
Kecepatan Kerja | 2-3km/jam |
|
Ketahanan | 24 Hmilik kita |
|
Mode Berkendara | Roda Dayung Bilateral
|
|
Maks. Tinggi Pembuangan | 3 meter |
|
Kapasitas Kerja | 1000-2000m2/jam |
|
Berat | 7 ton |
|
Mekanisme Pemotongan/Pengumpulan
Kapal pemanen gulma menggunakan bilah berputar atau mekanisme pemotong untuk memotong gulma di permukaan air. Beberapa model memiliki lengan pengumpul depan (hingga 6m panjangnya) yang mengumpulkan vegetasi yang telah dipotong, sementara yang lain menggunakan penyedot vakum atau pukat untuk pengumpulan.
Lengan Hidrolik
Lengan hidrolik memanjang dari sisi kapal pembersih untuk memposisikan alat pemotong secara tepat. Lengan-lengan ini menjaga jarak yang konsisten dari permukaan air, memastikan pemotongan yang efisien sekaligus meminimalkan kerusakan pada kapal.
Sistem Tenaga
Sebagian besar model ditenagai oleh mesin diesel (biasanya 76+ kW) yang menyediakan pengoperasian terus menerus hingga 24 jam. Mesin-mesin tersebut menggerakkan sistem penggerak dan komponen hidrolik untuk operasi pemotongan/pengumpulan.
Kemampuan Operasional
Lebar kerja: 1-1,5 meter
Kedalaman pemotongan: Hingga 1,2 meter
Kecepatan: 3-5 km/jam selama pengoperasian, 5-8 km/jam selama perjalanan
Kapasitas: 12.000 m²/jam
Kapal pembersih ini umumnya digunakan untuk proyek pengelolaan sungai dan perlindungan lingkungan guna menjaga kualitas air dan jalur navigasi.
3. Penggunaan mesin pemanen gulma
3. Penggunaan mesin pemanen gulma

4. Keuntungan
1. Menghemat tenaga kerja: efisiensi kerja satu mesin pemanen gulma setara dengan efisiensi kerja 30 orang.
2. Kemudahan transportasi: Dengan tetap menjaga kekakuan mesin pemotong rumput, bobot mesin pemanen gulma dikurangi semaksimal mungkin, sehingga alat ini dapat dengan mudah diangkat secara manual.
3. Desain unik: mengurangi jarak antara bagian gunting dan bagian pengangkut untuk mencegah rumput yang dipotong jatuh ke dalam air.
4. Kemudahan pembongkaran: Bagian gunting, bagian pengangkut, dan badan mesin semuanya dapat dibongkar dan diperbaiki dengan mudah, dan poros pengangkut tidak dilas.
5. Mengurangi masuknya air dan memperpanjang masa pakai: Pipa baja pada rangka pengangkut tertutup sepenuhnya, sehingga air tidak dapat masuk ke dalam pipa baja, yang dapat mengurangi karat dan memperpanjang masa pakai.
6. Mudah digunakan: Masukkan paket baterai 48V dan tekan sakelar untuk menggunakannya dengan mudah.
5. Profil Perusahaan
Qingzhou Yongli Mining And Dredging Machinery Co., Ltd., adalah salah satu perusahaan terkemuka di Tiongkok dalam bidang peralatan pertambangan pasir, emas, dan berlian. Perusahaan ini memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun dalam mendesain, memproduksi, membuat, dan menjual kapal keruk hisap pemotong, kapal keruk hisap jet, kapal keruk rantai ember, kapal keruk berlian/emas, kotak sluice berdenyut, pabrik pencucian pasir/emas, mesin pencucian & penyaringan pasir, tongkang pengangkut, kapal kerja, kapal keruk multifungsi amfibi, dan lain sebagainya. Serangkaian produk yang sukses telah mendapatkan pengakuan dan persetujuan dari administrasi umum Pengawasan Mutu. Saat ini, produk perusahaan kami banyak diekspor dan digunakan di Rusia, Afrika Selatan, Asia Selatan, Timur Tengah, India, Kirgistan, dan wilayah lainnya.







